Rencana asuhan pada bayi baru lahir usia 2-6 jam.

 

2.1         Rencana asuhan pada bayi baru lahir usia 2-6jam.

2.1.1        Minum

Walaupun buah dada belum mengeluarkan air susu, sebaiknya anak diletakan 12jam setelah lahir. Maksudnya sebagai latihan untuk ibu dan anak dan menyusunya anak merupakan rangsangan untuk produksi air susu. Pada 2 hari pertama bayi hanya dapat colostrum sedikit. Bayi yang cukup bulan ditetekkan saban 4 jam misalnya jam 6,10,14,18,22 dan satu kali pada malam hari jika terbangun. Kalau malam hari tidak terbangun cukup 5x minum saja.

Lamanya menyusui pada 3 hari pertama cukup 5 menit saja karena belum banyak cairan yang keluar, kemudian di perpanjang menurut kebutuhan anak tetapi tidak usah melebihi 15-20 menit. Kalau terlalu lama puting susu dan mulut anak menjadi lecet dan menimbulkan rasa nyeri waktu menyusui bagi ibu maupun anak.

Anak yang mendapat cukup minum, berat badannya akan terus naik dan buang air besarnya berwarna kuning. Di rumah sakit anak di timbang tiap kali setelah minum, tetapi dirumah cukup sekali seminggu, karena hasil penimbangan yang kurang memuaskan dapat menyebabkan kepedihan pada ibu.

2.1.2    Tidur

Bayi perlu banyak tidur, untuk membantu bayi anda tidur ketika anda ingin tidur, sediakan lingkungan yang nyaman dan minimalkna gangguan atau stimulasi. Atur posisi bayi anda terlentang ketika tidur.

 

2.1.3    Defekasi atau BAB

Bayi memiliki feses lengket berwarna hitm kehijauan selama 2 hari pertama, ini disebut mekonium. Feses bayi yang diberi ASI kemudian akan berubah warna menjadi hijau-emas, lunak dan terlihat seperti bibit. Bayi yang diberi susu formula memiliki feses berwarna cokelat gelap, seperti pasta, atau padat. Bayi anda dapat defekasi 1 atau 4 kali per hari. Apabila bayi anda tetap tidak defekasi selama lebih dari 2hari, hubungi dokter anak atau perawat praktisi.

2.1.4    Berkemih atau BAK

Bayi anda harus membasahi minimal 4-5 popok per hari. Hal itu mungkin akan sulit untuk dihitung jika anda menggunakan popok kertas. Apabila anda ragu, gunakan popok kain.

2.1.5    Perawatan Kulit

Bersihkan bayi anda dengan menggunakan sabun lembut, seperti ivory atau dove. Jangan merendam seluruh badan bayi sampai puntung tali pusat lepas dan kering. Itu akan terjadi dalam 1-2minggu. Sebelum tali pusat lepas, hapus sekeliling dasar tali pusat dengan kain lembap. Lipat bagian depan popok bayi ke arah bawah sehingga tali pusat tidak teriritasi oleh popok. Ketika mengganti popok, bersihkan bokong bayi dengan sabun dan air. Hindari penggunaan bedak dan krim wangi untuk  mencegah ruam akibat popok.

2.1.6    Keamanan

Undang-undang di negara bagian pennysylvania dan new jersey mengharuskan bayi menggunakan kursi-mobil saat berada dalam mobil. Jaga keamanan bayi semaksimal mungkin sama seperti selama sembilan bulan pertama. Bayi baru lahir dapat berguling sehingga bayi sama sekali tidak boleh ditinggal tanpa penjagaan ketika anda menggeserkan meja, mengganti pakaian, mengatur meja atau tempat tidur. Jangan tempatkan bantal, boneka hewan, selimut kapas, dan selimut ekstra didalam tempat tidur bayi karena barang-barang itu dapat mencegah bayi memperoleh cukup udara untuk bernafas.

2.1.7    Tanda-tanda Bahaya

Hubungi dokter anak atau perawat praktisi dengan segera jika :

1)        Bayi menjadi lesu, tidak mau makan, atau memperlihatkan perilaku yang luar biasa.

2)        Bayi tidak berkemih selama 24jam pertama.

3)        Bayi tidak defekasi selama 48jam, tinja lembek, sering, hijau tua, ada lendir atau darah pada tinja.

4)        Tali pusat mulai mengeluarkan bau tidak enak atau mengeluarkan pus, merah, bengkak, dan berdarah.

5)        Suhu bayi dibawah 360C atau diatas 370C, ketika pengukuran dialakukan di ketiak bayi.

6)        Bagian putih mata atau sklera bayi menjadi kuning dan warna kulit tampak kuning, cokelat atau persik.

7)        Pernapasan : sulit atau lebih dari 60kali permenit

8)        Kehangatan : terlalu panas (>380C atau terlalu dingin <360C)

9)        Infeksi : suhu meningkat, merah, bengkak, keluar cairan, bau busuk, pernapasan sulit.

10)    Pemberian makan : hisapan lemah, mengantuk berlebihan, banyak muntah.

11)    Aktivitas : menggigil, atau tangis tidak biasa, sangat mudah tersinggung, lemas, terlalu mengantuk, lunglai, kejang halus, tidak bisa tenang dan menangis terus-menerus.

 

 

2.1.8    Penyuluhan sebelum bayi pulang

·           Perawatan Tali Pusat

a)        Peratahankan sisa tali pusat dalam keadaan terbuka agar terkena udara.

b)        Lipatlah popok dibawah sisa tali pusat.

c)        Jika tali pusat terkena kotoran atau tinja, cuci dengan sabun dan air bersih, dan keringkan betul-betul.

·           Ajarkan pada orang tua tanda-tanda bahaya bayi dan beritahu agar merujuk segera untuk perawatan lebih lanjut.

·           Ajarkan pada orang tua cara merawat bayi mereka dan perawatan harian untuk bayi baru lahir :

a)        Beri ASI sesuai dengan kebutuhan setiap 2-3jam (paling sedikit 4jam)

b)        Pertahankan agar bayi selalu dengan ibu

c)        Jaga bayi dalam keadaan bersih, hangat, dan kering, dengan mengganti popok dan selimut sesuai dengan keperluan. Pastikan bayi tidak terlalu panas dan terlalu dingin.(dapat menyebabkan dehidrasi. Ingat bahwa kemampuan pengaturan suhu bayi masih dalam perkembangan). Apa saja yang dimasukkan ke dalam mulut bayi harus bersih.

d)       Jaga tali pusat dalam keadaan bersih dan kering.

e)        Peganglah, sayangi dan nikamti hidup bersama bayi.

f)         Awasi masalah dan kesulitan pada bayi jika perlu dan minta bantuan jika perlu.

g)        Jaga keamanan bayi terhadap trauma terhadap penyakit dan infeksi.

h)        Ukur suhu tubuh bayi jika tampak sakit atau menyusu kurang baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s